Minggu, Januari 29, 2023

Tanggapi Isu Pemekaran Jatim, LaNyalla: Harus Melalui Prosedur dan Kajian Matang

Dipublikasikan pada Senin, 21 Februari 2022 20:01 WIB

SURABAYA – Isu pemekaran daerah di Jawa Timur, mendapat tanggapan Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Menurutnya, menghadirkan daerah otonomi baru (DOB) harus melalui prosedur serta kajian matang.

Dalam kabar yang beredar, ada tiga wilayah otonom baru di Jawa Timur, yakni Provinsi Madura, Mataraman, dan Blambangan.

“Sebagaimana disampaikan Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Benny Irwan, rencana pemekaran daerah atau DOB di wilayah Jatim masih sebatas isu. Karena pemekaran ini dalam status moratorium,” tuturnya.

Senator asal Jawa Timur itu menyampaikan, pemekaran daerah memiliki prosedur dan mekanisme yang cukup panjang.

“Calon DOB harus memiliki potensi SDM, SDA, sumber ekonomi yang memadai dan cukup sehingga setelah mandiri atau lepas dari daerah induknya DOB tersebut kuat dan mampu membawa kesejahteraan bagi warganya,” katanya.

LaNyalla juga mengingatkan jika pengajuan DOB atau pemekaran, tujuannya bukan untuk mendapatkan jabatan.

“Semangat menghadirkan DOB bukan untuk mendapatkan jabatan seperti kepala daerah, kepala dinas atau juga ketua DPRD,” ujarnya.

LaNyalla menegaskan pemekaran memiliki tujuan mulia untuk mensejahterakan masyarakat.

“Serta membawa masyarakat mandiri dan tidak bergantung dan bahkan demi untuk pengembangan wilayah menjadi lebih maju dan beradab,” katanya.(*)

 

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI LANYALLA
www.lanyallacenter.id

Foto Terkait

Video Terkait

Siaran Pers Terkait

Pidato Terkait